Tidak terasa sebentar lagi sudah memasuki bulan Ramadhan yang memang paling dinantikan oleh para umat muslim. Dimana nantinya ibadah yang dilakukan pahalanya akan berkali-kali lipat jauh lebih besar dibandingkan dengan di hari-hari biasa. Hanya saja di tengah pandemi virus Corona seperti sekarang ini tentunya Ramadhan kali ini juga akan terasa sangat berbeda dibandingkan dengan sebelumnya. Belum lagi dalam kondisi krisis keuangan yang mana harga berbagai macam kebutuhan pokok juga meningkat drastis. Lalu bagaimana cara menyiasatinya? Berikut ini yang dapat Anda terapkan, yaitu:
- Membuat anggaran belanja bulanan, catat terlebih dahulu daftar kebutuhan belanja Anda untuk sebulan kedepan. Namun dalam hal ini sebaiknya utamakan yang menjadi prioritasnya terlebih dahulu. Artinya memang penting bagi Anda di dalam membuat skala prioritasnya. Jadi mudah jika seandainya ingin memangkas kebutuhan yang sifatnya kurang penting, agar finansial tetap aman.
- Susun juga budget kebutuhan lebaran, jika perlu nantinya Anda bisa membeli dengan sistem mencicil, dilakukan satu persatu, jangan langsung sekaligus. Karena hal ini sebenarnya hanya akan membebani kantong. Apalagi di tengah kondisi ekonomi seperti sekarang ini.
- Manfaatkan moment big sale atau diskon besar-besaran, dengan banyaknya jumlah kebutuhan selama lebaran ini. maka penting bagi Anda untuk lebih selektif atau berlaku cerdas di dalam berbelanja, cari yang harganya murah. Sehingga dapat memanfaatkan diskon besar-besaran yang kerap kali ditawarkan jelang lebaran.
- Tetap mengutamakan nabung, dalam kondisi ekonomi seperti sekarang ini tidak ada jaminan nantinya Anda mendapatkan jatah THR ataupun gaji ketigabelas. Begitu juga dengan kondisi ekonomi kedepannya nanti. Untuk itu sebaiknya tetap mengutamakan menabung untuk hal-hal yang tidak dapat diprediksi di masa depan.
Memang faktanya 3 bulan kedepan akan terasa sangat berat di dalam menghadapi ancaman virus dan juga krisis ekonomi yang melanda. Namun jika Anda pintar dalam mengelola keuangan, tentunya kondisi keluarga akan tetap aman atau terselamatkan sampai pandemi tersebut berakhir dan ekonomi perlahan juga meningkat.