Memiliki kebiasaan menabung sejak kecil memang menjadi kebiasaan yang baik dan bisa menguntungkan Anda. Anda akan memiliki uang untuk cadangan dalam kondisi darurat yang sewaktu-waktu bisa digunakan. Namun sering kali uang tabungannya ludes atau bocor sedikit demi sedikit untuk keperluan yang tidak seharusnya. Keinginan kecil yang bersifat konsumtif atau pamer sering menjadi sebab mengapa angka di tabungan tidak semakin bertambah bahkan habis sebelum waktunya. Bagi Anda yang sering mengalami hal tersebut, berikut ini adalah beberapa tips yang bisa Anda praktekkan agar hal itu tidak terus terjadi ke pada uang simpanan Anda:
- Tetapkan besar dana minimal di awal.
Menabung jangan dibiasakan di akhir periode dengan sisa uang yang ada. Menabunglah di awal periode gajian dan tetapkan besaran minimal untuk tabungannya Anda. Misalnya Anda memberi target diri sendiri menabung Rp. 250 ribu setiap bulannya, maka sisihkan uang sebesar tersebut dan masukkan ke dalam tabungannya wajib. Jika di akhir periode masih ada uang tersisa, tambahkan lagi ke dalam tabungannya.
- Memiliki lebih dari 1 tabungan.
Jangan menabung di simpanan yang Anda biasa gunakan sehari-hari sehingga uang tabungannya dan uang gaji tidak bercampur. Milikilah 2 simpanan dimana salah satunya merupakan simpanan yang tidak boleh digunakan untuk kebutuhan konsumtif.
- Pilih pengeluaran.
Tetapkan pada diri Anda fungsi apa saja yang bisa dipenuhi dengan uang simpanan tersebut. Misalnya uang simpanan hanya boleh diambil untuk kebutuhan kesehatan, membeli kebutuhan yang memang Anda inginkan sebelumnya dan penting seperti rumah, kendaraan dan lainnya. Jangan masukkan kebutuhan sehari-hari dan kebutuhan konsumtif sebagai salah satu fungsi simpanan.
- Konsisten.
Melakukan tips tersebut dengan konsisten sehingga uang simpanan Anda semakin bertambah dan dikeluarkan pada manfaat yang seharusnya.
Itulah beberapa tips yang bisa Anda lakukan agar tabungan semakin banyak dan tidak habis sedikit-demi sedikit. Ada baiknya memiliki 3 buah rekening bank dimana satu untuk penghasilan dan kebutuhan sehari-hari, untuk kebutuhan barang mewah yang ingin dibeli dan satu lagi untuk simpanan darurat atau simpanan wajib hari tua.