Sejak tanggal 3 Juli lalu pemerintah memang secara resmi menerapkan PPKM darurat, khususnya adalah di wilayah Jawa dan juga Bali untuk menekan angka lonjakan penderita Covid-19. Apalagi kondisinya sekarang ini semakin parah-parahnya, dimana banyak rumah sakit yang sudah tidak mampu lagi untuk menampung penderita Covid-19, bahkan banyak diantaranya yang sampai meninggal dunia karena tidak mendatangkan penanganan di IGD.
Menghadapi masa PPKM darurat ini nyatanya tak jarang diantara masyarakat yang mengalami panic buying dengan membeli berbagai macam hal untuk di stok, padahal sebenarnya tidak begitu dibutuhkan. Hal ini sudah pasti membuat keuangan Anda menjadi semakin boros. Di tengah pandemi sebaiknya hindari hal tersebut, apalagi banyak yang kondisi finansialnya juga memburuk, hal semacam ini hanya akan memperburuknya. Untuk itu maka berikut ini ada beberapa tips dalam berbelanja secara hemat selama masa PPKM darurat, yaitu:
- Buatlah daftar belanja, pergi ke super market tanpa membawa catatan berbelanja sangat buruk, karena akan membuat Anda kala tidak dapat membedakan barang apa yang memang perlu untuk dibeli dan juga tidak. Hal ini justru akan membuat Anda semakin boros dalam berbelanja.
- Menentukan prioritas pembelian, manakah yang harus didahulukan dan juga tidak, misalnya adalah kebutuhan pokok memiliki prioritas utama sebelum yang lainnya.
- Sebaiknya pikirkan kembali jika ingin membeli makanan yang mahal. Anda bisa membeli bahan makanan seperti sayur dan juga buah dengan harga yang jauh lebih terjangkau di pasar tradisional.
- Cobalah untuk membeli sesuatu dalam kondisi yang utuh dibandingkan dengan sepotong-potong, misalnya adalah daging ayam, karena harganya lebih ekonomis. Selain itu dengan menyimpannya secara tepat di kulkas ia juga akan tahan lama, sehingga Anda tak perlu bolak-balik keluar membeli.
- Pertimbangkan merknya, karena dari segi merk sendiri juga turut mempengaruhi harga. Misalnya Anda bisa mengutamakan produk lokal dibandingkan dengan luar karena harganya memang jauh lebih murah dari barang import.
Terapkan sendiri untuk menyelamatkan keuangan keluarga Anda.