Tabungan dana pensiun merupakan tabung yang dikhususkan untuk mempersiapkan simpanan untuk masa tua atau masa tidak produktif. Tabungan ini memberikan keunggulan diantaranya biaya administrasi yang ringan, saldo minimum yang ditetapkan rendah, memiliki setoran awal rendah dan tidak ada ketetapan besaran setoran selanjutnya. Bunga yang ditetapkan pada dana ini lebih kecil dibandingkan dengan tabungan biasanya. Untuk mengurus tabungan pensiun maka sebaiknya memperhatikan jumlah besaran setoran di awal pembukaan tabungan, menentukan jumlah saldo tabungan minum, adanya biaya administrasi per bulan, terdapat syarat untuk mengajukan. Terdapat maksimal penarikan dan biaya penutupan rekening serta biaya ganti kartu ATM.
Berikut adalah cara mempersiapkan tabungan pensiun diantaranya:
• Sisihkan 10% dari penghasilan ke reksadana yang merupakan suatu instrumen investasi yang memberikan pengembalian dari tabungan, selain itu reksadana dapat dibeli dengan mudah melalui online.
• Manfaatkan investasi dengan auto invest yang membuat proses investasi menjadi mudah dan dipotong di muka. Untuk melakukan auto invest, nasabah hanya perlu mendaftar dan menyediakan reksadana.
• Mulai mencicil properti sejak muda dengan jangka waktu pinjaman yang telah ditetapkan, sebaiknya tidak perlu khawatir terkait uang muka dan lokasi serta harga yang ditawarkan.
Melakukan tabungan pensiun sejak dini akan lebih baik dan tidak perlu khawatir tentang uang di masa depan. Pensiunan juga tidak perlu membebani anak dan bisa meninggalkan warisan kepada keluarga. Untuk membuat tabungan pensiun maka sebaiknya menyediakan KTP atau KARIP yang asli dan fotocopy untuk syarat administratif. Persiapkan juga uang tunai untuk setoran awal dan menyerahkan SP3R. Mengisi formulir yang ditawarkan customer service dan rekening tabungan dapat digunakan.
Setiap bank memiliki syarat pengajuan yang berbeda untuk membuka tabungan dana pensiun. Umumnya yang digunakan ada identitas diri. Tabungan pensiun tidak hanya dimulai saat memasuki masa pensiun tetapi saat muda. Hal ini dapat dilakukan mulai dari umur 20 tahun dan 30 tahun karena merupakan masa-masa keemasan giat bekerja. Ketika memasuki umur tidak produktif atau pensiun uang yang disisihkan dapat digunakan untuk menikmati masa-masa tua.