Manusia tidak ada yang tahu seberapa lama ia akan hidup, karena faktanya ajal dapat menjemput kapan saja tanpa bisa diprediksi waktunya. Hal paling penting yang harus dilakukan adalah dengan punya persiapan, yaitu memproteksi diri dengan menggunakan asuransi Astra Life jika seandainya Anda ingin mendapatkan ketenangan. Istilahnya sendiri adalah harus siap sedia payung sebelum hujan.
Masyarakat Indonesia tentunya juga sudah sadar bahwa asuransi jiwa ini penting, apalagi pasca Covid-19 yang membuat banyak nyawa melayang, ditambah lagi efek yang ditimbulkan oleh kematian itu sendiri juga sangat besar. Sehingga dalam hal ini memiliki asuransi tentu akan sangat membantu meminimalisir resiko yang berhubungan dengan keuangan. Apalagi jika seandainya dilihat nilai manfaat asuransi juga begitu besar mencapai milyaran rupiah, bisa dipersiapkan sebagai warisan juga.
Asuransi Astra Life ini menawarkan beberapa pilihan produk terbaik untuk Anda, sehingga akan lebih bebas juga untuk pilah-pilih yang terbaik. Diantara produk yang mereka tawarkan ada asuransi jiwa berbasis syariah yaitu Flexi Life Syariah dari Astra, begitu juga dengan produk asuransi jiwa konvensional dari Astra Life yaitu Flexi Life. Lalu apa yang membedakan keduanya? Berikut ini yang harus Anda ketahui, yaitu:
- Prinsip yang digunakan, tentunya produk asuransi konvensional masih mengandalkan pada prinsip ekonomi biasa sebagaimana yang digunakan pada perusahaan keuangan konvensional yang lainnya, dimana uang dari nasabah akan diputar sebagai modal untuk beberapa bidang pekerjaan, serta tidak terjamin kehalalannya. Namun agak berbeda dengan produk asuransi jiwa syariah ini dimana mereka hanya menggunakan prinsip hukum ekonomi Islam atau secara syariah saja, jadi lebih terjamin kehalalannya.
- Nilai manfaat yang diberikan, selanjutnya harus tahu juga mengenai besarnya nilai manfaat dari asuransi tersebut, Anda pastinya sudah tahu bahwa produk asuransi jiwa konvensional atau Flexi Life ini memberikan manfaat pertanggungjawaban hingga 5 miliar rupiah, jumlah yang tidak bisa dikatakan kecil. Sedangkan untuk produk syariah hanya menawarkan nilai manfaat sampai 2 miliar rupiah.
- Resiko dana hangus, tentunya banyak yang sudah tahu bahwa untuk produk asuransi syariah selalu mengutamakan kepercayaan, yaitu uang iuran dari nasabah asuransi tersebut apapun yang terjadi akan tetap dibayarkan kembali kepada nasabah asuransi, sehingga mereka tidak mengenal dana hangus, ini bisa jadi pilihan paling aman untuk Anda. Sedangkan di dalam produk asuransi jiwa konvensional ini tergantung jenisnya, jika yang dibeli adalah asuransi jiwa berjangka, maka otomatis ada dana hangus jika seandainya tidak terjadi klaim dalam masa perlindungan yang diberikan perusahaan asuransi.
Di samping itu sebenarnya ada beberapa persamaan dari kedua jenis asuransi ini, khususnya keluaran dari Astra Life, yaitu:
- Tanpa medical checkup, untuk membeli produk asuransi jiwa dari Ilovelife baik itu yang konvensional maupun juga yang berbasis syariah maka masyarakat diberikan kemudahan, karena tidak perlu melakukan pemeriksaan kesehatan dulu.
- Prosedur berbasis online, mulai diantaranya untuk prosedur pembelian sampai dengan pengajuan klaim Anda tidak perlu khawatir, karena semuanya bisa dilakukan secara online hanya dari rumah.
Jadi lebih pilih asuransi Astra Life jiwa yang syariah atau yang konvensional? Sesuaikan saja dengan kebutuhan Anda. Resiko seperti kematian ini memang tidak dapat dihindari, namun paling tidak dapat Anda minimalisir sebelumnya memakai produk asuransi jiwa, sehingga baik itu diri sendiri maupun keluarga jadi lebih tenang dan bahagia.