Sekarang ini pekerjaan menjadi kurir delivery sangat dibutuhkan. Tren belanja online membuat banyak barang belanjaan dikirim menggunakan jasa delivery sehingga kurir semakin sering dijumpai. Mereka juga mendapatkan upah yang lebih jika dibandingkan UMR sesuai domisili. Meski begitu, karena sering berada di jalanan dan hilir mudik mengantar paket, ada pengeluaran-pengeluaran tak terduga yang bisa mengurangi penghasilan. Jika Anda adalah pekerja kurir delivery, berikut ini tips hemat agar pengeluaran tidak bocor di jalan:
- Sarapan dari rumah.
Makan terlebih dahulu sebelum berangkat bekerja agar tidak membeli makanan di luar. Isi bahan bakar sebelum Anda membawa barang-barang yang akan dikirimkan.
- Bawa bekal makanan dan minuman.
Jam kerja yang panjang akan membuat Anda harus melewati jam makan di luar rumah. Karena itu agar hemat, bawa bekal baik makanan maupun minuman dan makan sembari beristirahat sejenak.
- Rutin servis motor.
Motor atau kendaraan roda dua merupakan senjata andalan bagi para kurir delivery. Karena itu rawatlah dengan baik. Servis rutin dan ganti oli secara berkala untuk menghindari kerusakan parah yang bisa menguras penghasilan.
- Gunakan motor hemat bahan bakar.
Bahan bakar menjadi pengeluaran rutin bagi para kurir delivery. Karena itu pilihlah kendaraan yang irit bahan bakar. Jangan memakai motor yang memiliki mesin besar karena akan membutuhkan bahan bakar lebih banyak.
- Sistematis.
Kurir delivery umumnya sudah memiliki rute atau area kerja tersendiri. Anda bisa mengatur rute pengiriman secara sistematis sehingga tidak mengulang-ulang rute yang sama.
- Informatif.
Agar pengiriman berjalan dengan lancar dan cepat, tak ada salahnya untuk memberikan informasi melalui pesan singkat kepada customer Anda khususnya yang menggunakan sistem pembayaran COD agar mempersiapkan dana di rumah ketika sudah mendekati waktu pengiriman.
- Hindari nongkrong.
Setelah selesai pengiriman, hindari nongkrong yang tidak perlu. Segera pulang dan beristirahat di rumah.
Semakin efektif kerja Anda maka akan semakin hemat pengeluaran. Jangan lupa sisihkan penghasilan untuk tabungan dan asuransi kesehatan.