Saat ini hampir di seluruh dunia sedang mengalami resesi dimana banyak harga kebutuhan pokok melambung tinggi. Masyarakat Indonesia sendiri perlu bersyukur karena di tanah air tidak terlalu terkena imbas resesi yang dialami oleh sebagian besar negara di dunia. Meski begitu tetap saja ada efek yang juga dialami masyarakat kecil seperti misalnya naiknya harga berbagai kebutuhan dapur, meski tidak berhubungan langsung dengan resesi dunia. Sebagai contoh adalah naiknya harga telur, minyak goreng, cabe, dan kebutuhan lainnya akhir-akhir ini. Sebagai ibu rumah tangga, Anda perlu memutar otak untuk tetap bisa memenuhi kebutuhan tersebut dengan uang belanja yang tetap sama.
Berikut ini ada beberapa ide yang bisa dilakukan agar uang dapur masih cukup untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga:
- Lebih banyak membuat lauk di dalam sayuran.
Sebagai contohnya adalah lauk daging ayam yang dimasak bersamaan dengan sayur sop sehingga Anda tidak perlu lagi menggoreng ayam yang membutuhkan minyak goreng. Selain itu masih ada bakso, sosis dan lauk lainnya yang bisa dimasak bersama sayuran.
- Kurangi bahan makanan yang mahal.
Jika mengetahui harga telur ayam sedang mahal, sebaiknya kurangi konsumsi telur ayam. Anda bisa menggantinya dengan sumber protein lainnya seperti tempe, tahu atau telur burung puyuh.
- Menanam sayur dan rempah.
Jika memiliki pekarangan yang cukup, Anda bisa mulai menanam sayur skala rumahan misalnya kangkung, daun bawang hingga rempah-rempah untuk bumbu masakan.
- Ternak lele.
Punya kolam ikan tak perlu diisi ikan hias, gunakan untuk beternak ikan konsumsi seperti lele, nila atau lainnya sesuai selera. Cara ini sangat efektif untuk mengurangi belanja bahan makanan.
- Hemat gas.
Selain menghemat bahan dapur, Anda juga bisa menghemat kebutuhan gas sebagai bahan bakar untuk kompor. Caranya dengan memasak dalam jumlah cukup untuk satu keluarga dalam satu hari. Hindari membuat makanan sekali masak seperti mie instan agar penggunaan gas lebih hemat.
Itulah cara-cara agar ibu bisa menghemat uang belanja dapur meski banyak harga-harga sedang naik.