Ketika menghitung kekayaan yang Anda punyai, tidak hanya berdasarkan banyaknya tabungan yang dipunyai. Akan tetapi juga penting untuk menghitung aset berharga yang dipunyai, sehingga mendapatkan hitungan yang lebih akurat. Jenis aset berharga yang bisa dimiliki seseorang sendiri beragam mulai dari aset produktif dan aset konsumtif. Pada umumnya setiap orang mempunyai aset konsumtif. Dimana jenis aset ini merupakan produk yang tidak dapat menghasilkan pendapatan di masa mendatang. Jenis aset konsumtif ini mempunyai nilai yang akan semakin berkurang, berbeda dengan aset produktif yang cenderung naik. Adapun jenis aset konsumtif yang bisa dipunyai dan bisa dihindari adalah:
- Gadget
Jenis aset konsumtif pertama yang dimiliki oleh semua orang adalah dari gadget yang dipunyai. Akan tetapi seperti yang telah diketahui oleh banyak orang, bahwa harga gadget akan turun setelah dibeli. Bahkan apabila menjual barang yang masih baru dan belum digunakan juga akan mempunyai harga turun berbeda ketika membelinya. Oleh karena itulah akan lebih baik untuk tidak membeli banyak gadget. Cukup membeli gadget yang Anda gunakan dan butuhkan saja, seperti laptop dan smartphone.
- Mobil
Jenis aset konsumtif selanjutnya yang bisa dihindari adalah mobil. Produk ini merupakan barang yang digunakan untuk kendaraan yang mempunyai manfaat sebagai kendaraan mendukung mobilitas. Untuk memberikan fungsi tersebut, mobil memang sangat penting tetapi berbeda apabila digunakan sebagai aset yang menguntungkan. Karena harga mobil yang akan dijual akan turun dan juga membutuhkan perawatan yang mahal. Sehingga jenis mobil memang tidak baik dipilih sebagai aset yang dapat menguntungkan. Karena merupakan jenis produk konsumtif yang tidak memberikan keuntungan apabila dijual kembali.
- Barang mewah
Selain aset konsumtif di atas, barang mewah juga bisa menjadi pilihan aset yang bisa dihindari apabila Anda ingin mendatangkan keuntungan untuk masa depan. Seperti misalnya tas mewah yang dikenal akan menghasilkan keuntungan dengan harga yang naik. Selain itu produk mewah lainnya seperti jam tangan, sepatu, dan juga barang-barang branded lainnya yang tidak cocok digunakan dan dipilih sebagai aset yang menguntungkan.